Belajar dari permainan Halma


Personality, Psychology / Monday, November 3rd, 2008

Masih ingat permainan halma?? Atau Chinese Checkers in English??
Permainan yang bertujuan memindahkan sekelompok pion (atau apa yah nyebutnya??) menuju seberang dan yang paling cepat berhasil memindahkannya lah yang menjadi pemenang.

Halma jelas merupakan sebuah permainan yang memerlukan strategi, meskipun kebanyakan pemainnya adalah anak-anak, tapi masih akan sangat menaraik bagi para orang dewasa untuk memainkannya, karena strategi merupakan sebuah keharusan untuk dimiliki, dan diasah oleh semua golongan usia (pembenaran karena masih sering memainkannya, hehe :-p ). Dan jelas, strategi berteman akrab dengan logika. Permainan halma adalah cara asyik untuk membuat kita berlatih membuat strategi-strategi dan logika berpikir kita. Halma membuat kita bepikir tapi dengan cara yang mengasyikkan. Think Smart,, Think Fun!! :mrgreen:

Dari langkah-langkah yang diambil seseorang dalam bermain halma, sebenarnya merefleksikan sedikit mengenai bagaimana seseorang memecahkan masalah dalam hidupnya, sehingga sedikit banyak, dapat diraba logika berpikir mereka.

Ada beberapa tipe orang yang dapat dikelompokkan berdasarkan permainan halma mereka, tentu saja ini hanya pengelompokan berdasarkan pengalaman dan pemikiran ta dalam sepak terjang ta di dunia per-halma-an,, 😆

Yang pertama : orang yang cepat beradaptasi, kemampuan beradaptasi mereka sangat baik,, atau dengan kata lain, orang yang berpikir dengan cepat,, Think Smart,, Think Fast!! Dalam bermain halma, orang ini akan sangat pintar memanfaatkan keadaan, apapun langkah lawan akan tetap menjadi langkah menguntungkan bagi mereka. Mereka tidak memikirkan strategi secara penuh dan sempurna di awal, sehingga langkah-langkah yang diambil pun tidak teratur dan sering malah menghancurkan strategi lawan, sehingga orang dengan tipe ini hampir akan selalu menjadi pemenang dalam permainan halma. Dalam dunia nyata, menurut ta, kelompok ini merupakan tipe “orang lapangan.”

Tipe kedua : Ta menyebutnya tipe “organisatoris sejati,” karena dalam permainan halmanya, tipe kedua ini memperhitungkan setiap langkahnya dan mempunyai strategi yang cukup matang dan tanpa sadar menjadi seorang perfeksionis. Namun kelemahannya, agak sulit beradaptasi jika langkah-langkah yang telah disusun dengan penuh perhitungan dikacaukan atau bahkan ditutup oleh lawannya. Dalam dunia nyata, tipe ini termasuk “orang pemikir” dan dalam permainan halma, tipe ini akan bersaing ketat dengan tipe I meskipun yang lebih sering memenangkan permainan adalah tipe I, namun disbanding tipe III maka tipe ini akan menang dengan mudah, menurut tipe ini, Think Smart,, Think Detail!!

Tipe ketiga : tipe apa adanya,, Mereka punya strategi seadanya dan tidak pula terlalu tanggap terhadap peluang yang ada, sehingga alam bermain, langkah-langkahnya mudah di tebak dan dipatahkan oleh lawan dan akan dikalahkan dengan mudah jika bertemu lawan dari tipe I dan II. Dalam dunia nyata, orang tipe ini juga terlihat sangat biasa dan hidup mereka pada umumnya datar-datar saja. Orang dengan tipe ini lebih cenderung untuk menjalani hidup apa adanya dan dengan cara yang simple pula, prinsipnya, Think Smart,, Think as it is!!

Lebih lanjut lagi, jika dideskripsikan lebih dalam, maka orang dengan tipe I lebih berorientasi keluar dimana ia bisa dengan cepat akrab dengan orang lain dan mempunyai emosi yang terbuka [mirip extrovert menurut teori Jung]. Sedangkan tipe II mempunyai logika berpikir yang berpusat pada dirinya sehingga kadang tidak memperhatikan sekitar dan melewatkan sebuah peluang karenanya. Orang tipe ini mempunyai emosi tertutup dan sulit memulai sesuatu yang baru. Orientasi orang tipe II adalah ke dalam,, namun jika ia sudah mempunyai sebuah tujuan, ia akan memvisualisasikan ke dalam pikirannya cara mencapainya dengan detail dan menjadi semangat, meski kadang menjadi terlalu focus. Bagaimana dengan tipe III?? Yah,, orangnya sangat apa adanya dan terkadang malah menjadi terkesan malas berusaha, padahal, prinsip mereka, hiduplah seperti air, mengalir mengikuti alur dan arus,,

Udah ah…. Nanti malah harus ganti judul jadi Psikologi Halma :mrgreen: 😆

psst.. i’m d 2nd type,, hoho

8 Replies to “Belajar dari permainan Halma”

  1. ada cara bermain halma yang lebih rumit dan mengasikan kalau istilan yang kita pakai bisanya sebutanya Intenational : yaitu pada waktu bermain semua pion-pion sebelum keluar dari kandang segitiga, belom boleh masuk di kandang sebelahnya atau segitiga sebelahnya, dan apa bila tiba pada saat pion akan masuk pada kandang sebelahnya, pion-pion itu sudah tidak bisa berpindah tempat lagi dan biasanya memakai 1 pion yang di tandai sebagai pion raja yang menepati tempat paling ujung di segitiganya hehehehe lumayan menatang permainya dengan system ini trims

Leave a Reply